Wednesday, November 17, 2010

Inginku..

Berjuta kata" yang bisa dirangkai menjadi berjuta kalimat sepertinya tidak bisa menggambarkan satu hal yang kurasakan ini..
Sebuah perasaan. Hanya satu perasaan.
Tak mampu kusebutkan apa perasaan itu.
Aku pun bingung dibuatnya..
Bagaimana merangkai kalimat untuk menjelaskannya...
Karena berjuta kata" yang ada pun sepertinya tak ada yang benar" pas untuk dirangkai menjadi kalimat" yang mendefinisikan perasaan itu..
I live by words, and those words were taken away, yet I feel more alive than I have ever be..
I don't know what to write, I don't know what to think,.
Aku berusaha keras mencari kalimat yang pas untuk menjelaskan apa yg kurasa saat ini...
Otak ku sakit, benar" terasa sakit..
ku jelajahi setiap lembaran, setiap sudut otak ku.
Semua berisikan hal yang sama...
Semua berisikan kata yang sama..
Semua berisikan huruf yang sama..
Semua berisikan imaji yang sama..
Semua berisikan KAMU !!!!!!!
--

Saturday, November 6, 2010

dan kami tak ingin berhenti..

seribu hujatan,
sejuta caci-maki ..
lontarkan pada ku, lontarkan pada nya, atau lontarkan pada kami ..
puaskan lah hati mu ..
kami akan selalu ada untuk mu,
sebagai sasaran hujatan dan caci-maki mu.
kami tak akan menangis, kami tak akan menjadi lemah.
teruskan, lanjutkan, jangan berhenti melakukan itu semua pada kami.
karena semua yang kamu lakukan tak akan menghalangi langkah kami,
dan kami tak ingin berhenti . . .

Monday, November 1, 2010

rasa itu manis

Aku mencari pelarian ku.
Aku kira aku telah menemukannya.
Tapi sepertinya aku salah.
Harus mencari pelarian yang lain.

Terbersit satu pertanyaan..
"mengapa pelarian itu cenderung negatif?"
ataukah hanya aku yang merasa seperti itu?

Tapi, apakah kamu merasa saat kamu tidak dapat menemukan pelarian mu,
disitulah kamu mengenal diri mu yang sebenarnya?
Terasa sakit, tetapi juga terasa manis di saat yang bersamaan.
Mengapa ku gunakan kata "manis" ?
karena aku tak tahu harus menggambarkan perasaan itu dgn kata apa..

Rasa manis itu menyenangkan, tapi saat terlalu banyak akan membuat sakit.
Rasa sakit yang membingungkan. Rasa sakit yang membuat kenyamanan hilang. Rasa sakit yang bisa hilang sejalan waktu.

Thursday, October 21, 2010

Rol rambut dan Soto betawii

Dimulai dari 3 atau 2 hari yg lalu.
Mengidam rol rambut. Aneh.
Aku bkn tipe perempuan yg rajin mendandani rambutnya.
Pilihan hanya dua : ikat atau lepas.
Keduanya tdk memiliki outcome yg berbeda. Rambutku selalu brantakan..
Mungkin krn aku menyukai segala sesuatu yg berantakan. Terlihat lebih alami, tanpa pretensi.
Tapi setiap orang punya pandangan yg berbeda bukan?

Nah, ok. Trlalu jauh menyimpang.
Kembali ke rol rambut.
Akhirnya semalam brhasil mengajak seorang teman pria yg absurd dan aneh utk menemaniku mencari rol rambut.
Dia terlihat sedikit tertekan ketika menemaniku. Pada awalnya ku berpikir krn dia jengah berada diantara pernak-pernik perempuan.
Ku temukan rol rambutku.
Senang.

Tujuan berikutnya adalah mncari tempat makan.
Bingung krn tak tahu hrus makan apa. Ku pesan roti bakar selai kacang. Sdh lama tdk merasakan lezatnya selai kacang.
Sesi curhat tiba-tiba dimulai.
"Yah jdi begini critanya.. lantas.. lalu.. seharusnya.. jadi harus bagaimana.. apa benar begitu adanya.. apa pendapatmu.. Bla bla " dan diakhiri dengan "we'll see tomorrow" .
tak sengaja mataku kembali melirik pada menu. Kulihat disitu tertulis "soto betawi" .. Aah.. Salah satu makanan favorit ku. "Okey,mas.. Aku pesan soto betawi 1 porsi plus nasi, take away ya. Makasih."

Aku lupa harus menulis apa.

Perutku lapar. Tdk bs fokus.
Catch u later.


--

irma merindukan otak nya

aku selalu berpikir bahwa otak ku itu adalah makhluk hidup yang terpisah dari tubuhku.
dia bisa menjadi sebagai sahabat yang baik utk bertukar pikiran.
dia mampu memperindah imajinasi ku akan suatu kesenangan.
dia mampu menjadikan ketakutan ku menjadi mimpi yang terburuk.

Sekarang dia sedang bepergian, aku tak tahu kemana.
aku tak bisa menghubungi nya, handphone nya tdk aktif, dan dia pun tidak tampak di jejaring sosial manapun.
tidak ada update dari blog nya.
Ya, dia benar-benar menghilang.

Apakah karena aku?
apakah aku terlalu mengeksploitasi mu secara berlebihan?
apakah kau lelah mengikuti jalan pikir ku?
apakah kau membutuhkan kebebasan?
atau..
apakah kau menemukan sahabat baru dan memilih untuk ikut bersamanya?

aku harap kau menghilang karena kau sedang berlibur dan telalu menikmati liburan mu sampai-sampai kau lupa padaku.

tapi mengapa kau menghilang?
aku tak tahu apa sebabnya, krn kau tdk pernah memberitahuku.

Cepatlah pulang, ku mohon.
Kembalilah menjadi sahabatku.

Tanpa mu aku kehilangan kata-kata indah itu.
Kata-kata alam bawah sadarku yang hanya bisa dibisikkan oleh mu.

ku mohon .. cepatlah pulang ..

Wednesday, October 20, 2010

Gundah itu tak pernah hilang.

beberapa hari ini terasa kacau balau otak ku ini,
aku tak tahu sebabnya,
apakah itu birthday syndrome ? jelas tidak, karena sdh dua hari berlalu dan keadaan mlh bertambah parah.

aku benci keadaan sperti ini,
keadaan yg membuatku tidak tahu harus berbuat apa,
keadaan yg membuatku tidak tahu harus tidak berbuat apa ..

apa yang harus kulakukan?
apa yang harus ku tidak lakukan?

apa yang harus kukatakan?
apa yang harus ku tidak katakan?

tapi setidaknya aku tahu mengapa gundah itu tak pernah hilang,
karena ku tak membiarkannya pergi.
karena ku tak mengijinkannya pergi.

walaupun besar ingin ku agar gundah itu hilang,
ku tak pernah mampu melepasnya.

Thursday, August 19, 2010

Mencoba berkenalan

Siapa namanya?
Dimana dia bersemayam?
Darimana asalnya?
Apa tujuan dia datang?
Apa sebabnya?

Kucoba mencari tahu jawaban dari semua pertanyaan itu.

Dia bernama 'perasaan'.
Dia tak memberitahu ku dimana dia rumahnya, darimana asalnya, sebab dan tujuan dia datang.
Dia hanya mengatakan bahwa dia adalah satu kesatuan yang terpecah belah.
Dia mengatakan bahwa dia memiliki kembaran yg sangat banyak dan aku sudah mengenal beberapa dari mereka.

Saat ini, salah satu kembarannya memutuskan untuk bergabung. Aku blm mengenalnya. Yang aku tahu, dia secara perlahan sedang mendatangiku. Secara perlahan membiarkan diriku mengenalnya.
Sejujurnya aku sudah tahu dan menyadari hal itu.
'Perasaan' itu begitu nyaman namun membuat ku gelisah. Terasa sangat manis tapi meninggalkan kesan yang pahit. Membuatku merasa bahagia namun selalu waspada. Membuat ku merasa penuh namun senantiasa hampa. Membuatku merasa lega tetapi seringkali membuat nafas tercekat.

Aku ingin mengenalnya. Dia penuh dgn pertentangan, dia membuatku penasaran.
Dia sangat "hitam dan putih" walaupun terlihat "abu-abu"

Katakan padaku siapa dirimu..
Aku ingin mengenalmu lebih jauh.
--